syarat umroh saat pandemi

Apa Saja Syarat Berangkat Umroh Saat Pandemi?

Menjalankan ibadah umroh saat sebelum pandemi dan setelah pandemi, tentu ada perbedaan. Untuk itu diperlukana perhatian khusus agar Anda tak kebingungan dan tetap aman saat menjalankan ibadah umroh selama musim pandemi masih berlangsung. Terlebih lagi bagi Anda yang mempunyai resiko tinggi seperti terdapat penyakit bawaan, membawa orang tua, membawa anak yang balita, tentu diperlukan kehati – hatian agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan. Untuk itu, beberapa syarat umroh saat pandemi perlu Anda perhatikan sebagai langkah awal pencegahan. Lantas apa saja syarat umroh saat pandemi? Anda bisa simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

 

1.Usia Sesuai dengan Ketentuan Kemenkes

Calon jamaah umroh wajib memenuhi rentang usia yang diperbolehkan untuk menjalankan ibadah umroh mengacu pada ketentuan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi. Rentang usia yang diperbolehkan adalah antara 18 tahun hingga 50 tahun saja. Peraturan mengenai rentang usia tersebut sangat beralasan. Dimana rentang usia 18 tahun hingga 50 tahun lebih minim resiko terjangkit covid 19 karena masih memiliki imunitas tubuh yang kuat. Namun jaminan tidak terjangkit covid 19 tidak bisa dipastikan. Mengacu pada fakta yang ada di lapangan sebagian kecil dari rentang usia tersebut juga ada yang terjangkit covid 19.

 

2.Calon Jamaah Tak Boleh Mengidap Penyakit Bawaan

Para calon jamaah yang memiliki riwayat penyakit bawaan yang serius, tidak dianjurkan untuk melakukan ibadah umroh selama pandemi. Karena dikhawatirkan, calon jamaah yang memiliki penyakit bawaan tingkat resikonya lebih tinggi terjangkit virus mematikan covid 19. Untuk itu lebih baik mengurungkan niatnya sementara waktu sampai kondisi benar – benar aman. Pikirkan dan pertimbangkan bahwa kesehatan Anda jauh lebih penting. Hal ini mengacu pada peraturan yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

 

3.Wajib Melampirkan Surat Bebas Covid 19

Sebelum melaksanakan ibadah umroh, setiap calon jamaah umroh wajib memenuhi syarat bebas covid 19 yang dibuktikan dengan surat bebas covid 19. Surat tersebut wajib diterbitkan oleh instansi kesehatan (rumah sakit atau laboratorium) dan sudah terverifikasi validitasnya. Untuk tes yang dijalani antara lain rapid test dan swab test. Selain itu, Anda juga wajib memperhatikan masa berlaku dari surat bebas covid 19 yang bisa digunakan. Surat bebas covid 19 hanya bisa digunakan maksimal 72 jam setelah dikeluarkan dan diverifikasi oleh pihak instansi kesehatan (rumah sakit atau laboratorium) sampai keberangkatan para calon jamaah umroh. Jika sampai melebihi dari batas waktu yang ditentukan, Anda wajib melakukan tes ulang sebagai bukti bahwa Anda memang benar – benar masih bebas dari covid 19.

 

4.Menyetujui Surat Bebas Tuntutan

Setiap calon jamaah umroh tanpa terkecuali wajib menandatangani surat persetujuan bebas tuntutan sehingga tak akan menuntut pihak penyelenggara jika terkena dampak dan resiko dari covid 19. Dalam hal ini pihak manapun dibebaskan dari tanggung jawab jika jamaah terkena covid 19 sepulang dari ibadah umroh. Karena memang covid 19 sendiri bisa menyerang siapa saja, apalagi perjalanan umroh merupakan perjalanan panjang dan banyak melakukan kontak langsung dengan orang – orang asing di tempat umum.

 

Beberapa syarat umroh saat pandemi  di atas wajib Anda penuhi dan patuhi. Meski protokol kesehatan sudah dijalankan secara ketat, jika Anda tak mau disiplin, tentu resiko terjangkit covid 19 selama menjalankan ibadah umroh di tanah suci bisa saja terjadi. Sayangi diri dan keluarga Anda dengan mematuhi peraturan yang ditetapkan selama melakukan ibadah umroh.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top