maqam ibrahim

Batu Tempat Nabi Ibrahim Berpijak

Di Indonesia, apabila kita mendengar kata maqam, maka alam fikiran kita akan mengindentifikasi kata tersebut sebagai kuburan/ liang lahat. Tapi di Arab yang namanya maqam tidak selalu identik dengan kuburan. Maqam Ibrahim bukanlah makam (kuburan) Nabi Ibrahim AS sebagaimana banyak pendapat orang selama ini. Dalam tata bahasa Arab, Maqam berarti ‘tempat’.

Sehingga Maqam Ibrahim adalah tempat pijakan kaki dimana Nabi Ibrahim AS berdiri saat membangun kembali Kabah atas perintah Allah SWT.

Maqam Ibrahim merupakan sebuah batu prasasti yang berbentuk kotak dan memiliki dua lubang di atasnya. Batu tersebut turun bersamaan dengan turunnya Batu Hajar Aswad yang pada hari ini diletakkan disalah satu sudut Ka’bah. Maqam Ibrahim berupa bangunan kecil yang terletak di sebelah timur Ka’bah.

Di atas batu itu Nabi Ibrahim berdiri di saat Beliau meninggikan bangunan Ka’bah dimulai dari pondasinya sampai pada tiang dan atapnya.

Putranya yaitu Nabi Ismail AS jug turut membantu meletakkan batu yang kemudian dikenal dengan Maqam Ibrahim sebagai pijakan. Hal ini agar Nabi Ibrahim AS dapat naik lebih tinggi lagi dengan bantuan pijakan batu tersebut agar bangunan Ka’bah menjadi sempurna.

Tempat pijakan dua telapak kaki Nabi Ibrahim AS itu dengan seizin Allah meninggalkan bekas dan masih tetap ada dan terlihat jelas sampai sekarang, Masya Allah. Bekas pijakan tersebut ditutup dengan tembaga perak dengan sebuah kurungan berbentuk menyerupai sangkar burung.

Apabila anda sedang melakukan ibadah umroh atau haji jangan lewatkan kesempatan untuk sholat dua roka’at disamping maqam Ibrahim ini, karena barang siapa yang menyelesaikan ibadah Tawaf 7x putaran lalu sholat dua raka’at disebelah maqam Ibrahim maka insya Allah, seluruh dosanya akan dihapus oleh Allah seperti bayi yang baru lahir dari rahim seorang ibu, Masya Allah.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top