jabal qubais

Gunung Pertama Yang Allah Ciptakan Jabal Qubais

*GUNUNG PERTAMA YANG ALLAH CIPTAKAN DI BUMI*

Di kota Mekkah terdapat banyak sekali gunung dan goa yang bersejarah bagi kaum muslimin seluruh dunia. Kebanyakan peziarah atau para jama’ah haji dan umroh sudah mengenal tempat-tempat seperti goa Hira’, goa Tsur, dll tapi ternyata masih banyak yang belum mengenal bahkan berkunjung ke Jabal Qubais.

Jabal Qubais adalah gunung atau bukit yang terletak di sebelah timur Mekkah, dekat Masjidil Haram dan menghadap ke bukit Shafa. Jabal Abu Qubais dulunya dikenal dengan sebutan Jabal Al-Amin (bukit kepercayaan), karena Allah SWT telah menyelamatkan batu atau Hajar Aswad ketika topan dan banjir dahsyat pada zaman Nabi Nuh AS dan Hajar Aswad kembali ditemukan lagi di tempat itu oleh Nabi Ibrahim AS atas pertolongan Malaikat Jibril ketika akan membangun Baitullah yang hancur.

Pada masa Islam, Jabal Abu Qubais hanya disebut dalam hubungannya dengan penduduk Mekkah, termasuk Abu Quhafah (ayah Abu Bakar Ash-shiddiq) yang naik ke bukit ini dan tempat-tempat ketinggian lainnya untuk menyaksikan pasukan Islam yang memasuki Mekkah pada hari penaklukan Mekkah (Fathu Makkah).

Jabal Abu Qubais ini juga pernah dijadikan tempat pelontaran manjaniq (alat pelontar batu dalam peperangan) oleh Hasin bin Numayr, untuk ditembakkan ke pasukan Abdullah bin Zubair yang bertahan di Ka’bah. Tembakan dengan manjaniq menyebabkan terbakarnya tirai atau kiswah Ka’bah yang berwarna hitam.

Nama bukit ini diambil dari nama seorang penduduk dari Bani Jurhum, yaitu Qubais bin Syalikh, yang tewas di atas bukit tersebut.

Bahkan, nama Jabal Abu Qubais disebut-sebut dalam sebagian kitab Tafsir Alquran, seperti Tafsir al-Jalalain dan Tafsir al-Qurthubi. Dalam tafsir ini, disebutkan setelah Nabi Ibrahim menyelesaikan perbaikan dan pembangunan Baitullah, Allah SWT berfirman kepadanya, “Dan, serukanlah umat manusia untuk mengerjakan ibadah haji, niscaya mereka akan datang ke rumah Tuhanmu dengan berjalan kaki dan dengan menunggang berjenis-jenis unta yang kurus, yang datangnya dari berbagai jalan (dan ceruk rantau) yang jauh.” (Surah Al-Hajj ayat 25).

Setelah turunnya ayat tersebut, diriwayatkan bahwa Nabi Ibrahim lalu menaiki Jabal Abu Qubais dan berseru, “Wahai manusia, Allah telah memerintahkan kamu untuk menunaikan haji ke Baitullah ini untuk memberimu dengan haji tersebut akan surga dan diselamatkan kamu dari azab neraka, maka berhajilah kamu.”

Riwayat lainnya yaitu ketika Nabi Muhammad SAW memperlihatkan mukjizatnya dari Allah SWT yang membelah bulan menjadi dua bagian. Kejadian itu dipertunjukan kepada kaum musyrik Mekkah. Mereka baru percaya ketika bulan itu benar-benar terbelah dua, satu bagian di atas Jabal Abu Qubais dan satunya lagi di Jabal Qiiqa atau Hindi.

Nabi Muhammad SAW sendiri, juga pernah dibawa kakeknya, Abdul Muthalib, menaiki puncak Jabal Qubais untuk berdoa meminta hujan. Nabi Muhammad SAW waktu itu masih kecil dan Mekkah dilanda kemarau berkepanjangan tanpa ada setetes pun hujan selama beberapa tahun.

Saat ini Jabal Abu Qubais berganti bangunan Istana Raja Saudi yang tinggi dan megah. Istana ini juga berguna bagi para pemimpin atau untuk menjamu tamu negara.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top