Museum Al Quran

Keseruan Di Museum Al Quran Komplek Masjid Nabawi

Bagi sebagian besar umat muslim dunia dan Indonesia khususnya, pasti terbesit sebuah harapan dan impian untuk berkunjung dalam tajuk ziarah ke kota Madinah. Kota yang menjadi tempat tujuan dari peristiwa hijrah Rasulullah beserta para sahabat ketika Nabi mengalami banyak sekali halangan dan rintangan dalam berdakwah di kota Mekkah Almukarromah. Banyak sekali terdapat peninggalan bersejarah yang terdapat di kota Madinah. Diantara satu tempat yang sayang untuk dilewatkan adalah, disana ada museum yang dinamakan dengan Museum Al-Quran.

Banyak diantara jama’ah umroh yang bahkan tidak mengetahui kalau ada museum ini yang jaraknya dekat sekali dengan komplek masjid Nabawi Madinah, padahal tempat ini adalah salah satu wisata yang wajib masuk list kunjungan.

Nah bagi temen-temen yang suka pelajaran sejarah (anak IPS) Museum Al-Qur’an dari masjid Nabawi lokasinya hanya berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari pintu 5 Masjid Nabawi, lumayan kan kalau sambil melihat-lihat kota Madinah sambil berdzikir dan berbelanja, siapa tahu ada sesuatu yang bermanfaat untuk dibeli atau sekedar sebagai oleh-oleh sanak famili yang ada di tanah air. Bernama The Holy Quran Exhibition, museum ini mulai buka dari jam 09.00-14.00 dan 16.00-21.00 waktu setempat setiap harinya.

Tidak ada tiket atau biaya yang dikenakan oleh penyelenggara museum ini, namun kita harus antri dahulu sesuai dengan rombongan. Nanti dalam beberapa rombongan umroh akan ada satu tourguide untuk memandu memperkenalkan barang-barang yang ada didalam museum tersebut. Biasanya rombongan akan dikelompokkan per negara juga, agar mempermudah tourguidenya dalam mendeskripsikan karena hanya dibutuhkan satu bahasa. Karena negara-negara muslim lain tidak terlalu fasih dalam berbahasa Inggris. Nah, bagi rombongan dari Indonesia sendiri tidak perlu khawatir untuk perihal bahasa, karena banyak diantara pemandunya ternyata juga orang Indonesia. Jadi rombongan tour bisa dengan mudah mendengarkan penjelasan seputar museum Al Quran ini. Museum ini terdiri dari 4 ruangan. Pertama kali masuk ruangan, kita akan disuguhkan sebuah Al Quran yang berusia ratusan tahun, tepatnya sudah ada sejak 949 tahun yang lalu.

Si Pemandu menceritakan bahwa ini memang keutamaan dari kitab suci Al Quran, yang akan dijaga oleh Allah SWT sampai hari akhir nanti sebelum diangkat oleh Allah. Pada ruangan ke dua, pengunjung akan melihat Al Quran yang ditulis di berbagai media. Seperti Al Quran yang ditulis di atas kain oleh seseorang yang ternyata tidak jago bahasa arab namun dia seorang penghapal Al Quran, keren kan? Di Indonesia juga ada seorang penghafal Al Quran yang tunanetra, Masya Allah Tabarokallah. Menuju ruangan ke 3, terdapat digitalisasi Al Quran. Di mana pengunjung dapat melihat sejarah Al Quran yang terjaga keasliannya dari jaman nabi Muhammad SAW hingga sekarang. Cerita ini ditampilkan dalam layar besar yang bisa ditonton pengunjug Diterangkan juga kita sebagai umat muslim harus turut menjaga Al Quran ini. Di ruangan ini kita juga dapat mencoba gawai yang disediakan untuk mendengarkan murotal yang ada memakai headshet. Lanjut ke ruangan terakhir yaitu ke 4 di sini kita dapat melihat sejarah peradaban Al Quran dari masa ke masa. Mulai dari bentuk fisik Al Quran awal pemerintahan Sahabat nabi hingga ke jaman sekarang yang sudah maju peradabannya, komplet banget dan semuanya tentang Al Quran. Nah selanjutnya, pengunjung bisa membeli Al Quran untuk diwakafkan ke masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Harganya juga cukup terjangkau yaitu 120 riyal untuk 4 buah Al Quran.

Seru luar biasa banget kan di museum ini. Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dari berkunjung ke museum ini, yang pasti akan semakin membuat kita cinta kepada Kalam Allah tersebut, insya Allah.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top