silsilah nabi muhammad

Silsilah Baginda Nabi Muhammad SAW

Umrohjateng.com – Perayaan Maulid Nabi pertama kali sudah dilakukan oleh masyarakat Muslim sejak tahun kedua hijriah. Nabi Muhammad diyakini lahir pada 12 Rabiul Awwal Tahun Gajah (570 Masehi). Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muthalib, ibunya bernama Aminah binti Wahab. Namun, ada juga pendapat lain yang menyatakan bahwa Nabi lahir lima belas tahun sebelum peristiwa gajah. Ada juga yang mengatakan, ia dilahirkan beberapa hari atau beberapa bulan atau juga beberapa tahun sesudah Tahun Gajah. Ada yang menaksir tiga puluh tahun, dan ada juga yang sampai tujuh puluh tahun. Terlepas dari itu semua, momen kelahiran Nabi Muhammad SAW diperingati dengan perayaan Maulid. Di Indonesia, peringatan Maulid Nabi SAW dilakukan dengan berbagai ekspresi dan tradisi.

Membahas tentang hari kelahiran Rasulullah terkadang menggelitik kita untuk mengetahui nasab Rasulullah SAW. Berikut ini adalah nasab/ silsilah Rasulullah dan beberapa perbedaan pendapat dari beberapa ulama. Imam Ibnu Hisyam memang menyebutkan nasab Rasulullah secara lengkap dari Abdullah sampai Nabi Adam. Hanya saja, sejumlah ulama dan ahli sejarah sendiri berbeda pendapat perihal nasab Rasulullah di atas Adnan. Nasab Rasulullah yang disepakati para ulama hanya nasab dari Abdullah sampai Adnan, sedangkan nasab dari Adnan ke atas, para ulama berbeda pendapat.

Berikut silsilah Nabi Muhammad SAW berdasarkan tiga klasifikasi dikutip Kitab Arrookhiqul Makhtuum :

Pertama, nasab Rasulullah SAW sampai Adnan adalah :
Muhammad SAW bin Abdullah bin Abdul Muthallib bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadl bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas ‘Alaihi Sallam bin Mudlar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan.

Kedua, nasab Rasulullah SAW dari Adnan ke Nabi Ibrahim AS adalah :
Adnan bin ‘Adad bin Humaisa’ bin Salaaman bin ‘Iwadh bin Buuz bin Qimwal bin Abi Awwam bin Naasyid bin Hiza bin Buldas bin Yadhaf bin Thabiikh bin Jaahim bin Naahisy bin Maakhi bin ‘Iid bin Abqor bin ‘Ubaid bin Addi’a bin Hamdaan bin Sunbur bin Yatsribi bin Yahzan bin Yalhan bin Ar’awi bin ‘Iid bin Disyaan bin ‘Aishar bin Afnaad bin Ayhaam bin Miqshar bin Naahits bin Zaarih bin Sumay bin Mizzi bin Uudah bin ‘Uram bin Qoidzar bin Ismail as bin Ibrohiim alaihis salaam.

Ketiga, nasab Rasulullah SAW dari Nabi Ibrahim AS kepada Nabi Adam AS adalah :
Nabi Ibrohiim ‘alaihis salaam bin Taarih (Aazar) bin Nnahuur bin Saaruu bin Raa’uw bin Faalikh bin ‘Aabir bin Syaalikh bin Afkhasyad bin Sam bin Nuh ‘alaihiss salaam bin Laamiik bin Mutwisylakh bin Akhnukh (ada yang berpendapat Nabi Idris as.) bin Yarid bin Mahlaaiil bin Qoinaan bin Aanuusyah bin Syits as bin Adam ‘alaihis salaam.

Demikianlah silsilah Nabi Muhammad SAW dan perbedaan para ulama yang menyertai didalamnya. Apapun itu sebagaimana kita semua memiliki perbedaan pendapat namun yang paling penting adalah adab menjaga perasaan orang lain yang berbeda dengan kita. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk menambah wawasan kamu tentang Baginda Rasulullah juga menambah kecintaan kita semua kepada beliau sehingga beliau Ridha memberikan syafaat kepada kita kelak di Yaumil akhir. Aamiin.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top